Purbaratu-
Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman meninjau langsung lokasi terjadinya
longsor di Kampung Cimerak Kelurahan Sukaasih Purbaratu yang telah melumpuhkan jalur
transportasi jalan KH. Tubagus Abdullah dari arah jalan Padasuka ataupun
sebaliknya, Minggu (28/2).
Dalam
kunjungannya tersebut, Ia didampingi Kepala BPBD Kota Tasikmalaya H. Soni Sudrajat, Kadis Bina Marga, Pengairan, pertambangan dan
energi Kota Tasikmalaya Drs.
Ivan Dicksan H. M.Si dan Camat Purbaratu Odang Saepudin, SE, Camat Tawang H.
Budy Rachman, S.Sos., M.Si. serta perwakilan Muspika Kecamatan Purbaratu dan Unsur
BPBD Kota serta pasukan TAGANA Kota Tasikmalaya.
Saat ditemui
kru media, Ia menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari tim BPBD Kota
Tasikmalaya, telah terjadi longsor di wilayah perbatasan wilayah Kecamatan Tawang
dengan Kecamatan Purbaratu, tepatnya di kampung Cimerak Kelurahan Sukaasih
Kecamatan Purbaratu sekitar pukul 1.30 malam, yang mengakibatkan satu rumah
rusak berat dan Jalan Tubagus Abdullah praktis tidak bisa dilewati kendaraan
karena di bagian bawah badan jalan ini telah terjadi erosi, tergerus sungai Ciloseh yang terus meluap akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sebagian besar
wilayah Jawa Barat.
Ia menambahkan
bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola DAS Ciloseh yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan aliran sungai
Ciloseh, sehingga diharapkan setelah mereka mengecek secara langsung kondisi
di lapangan, bisa dengan segera mengambil langkah yang terbaik dalam menangani
permasalahan ini.
"Aliran
Sungai Ciloseh ini merupakan kewenangan pusat, kami Pemerintah Kota
Tasikmalaya untuk saat ini telah berkoordinasi dengan Dinas terkait dan langkah
yang kami lakukan terlebih dahulu mengamankan lokasi, mengalihkan rekayasa lalu
lintas, mengamankan sarana sosial, termasuk listrik dan PDAM, sehingga aktivitas
masyarakat tetap bisa berjalan normal."katanya.
Melihat
kondisi ini, Iapun menghimbau kepada seluruh masyarakat tidak melintasi jalan
ini dulu, karena sangat berresiko tinggi, apabila beban terlalu berat,
sementara tanah bagian bawahnya terus tergerus, hal ini bisa mengakibatkan bahaya
longsor yang lebih besar dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Bahkan
Walikota Tasikmalaya mengapresiai Tim BPBD Kota Tasikmalaya, Unsur Kecamatan,
Kelurahan yang bersinergi bersama masyarakat dan unsur TNI-POLRI di wilayah
tersebut dengan menempatkan personilnya untuk berjaga-jaga mengamankan lokasi
sejak terjadinya longsor tadi malam sehingga tidak didapati adanya korban jiwa,
hanya satu rumah ambruk dalam kondisi rusak berat dan dua rumah lainnya
dinyatakan tidak aman untuk ditempati dan saat ini lokasi longsor telah diberi
garis polisi hingga radius yang cukup aman bagi masyarakat.
Red.
Humas Setda Kota Tasikmalaya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar